Once upon a Time...
Wednesday, February 18, 2004
Seragam hijau kuning membalut tubuh kecilku. Rambut hitamku di kucir ibuku dengan pita hijau. Mataku berbinar ketika Bu nani melintasi perempatan gang rumahku. Kucium tangan bu yah, nenekku sebagai tanda bahwa aku akan ikut bu nani pergi Ke sekolahku, Taman Kanak Kanak Aisyiyah Sorogenen yang treletak kira-kira 500m dari Rumahku.
Itulah sekelumit rutinitas pagi hariku dimasa kecil. Ibu Nani, biasa dipanggil GURU oleh teman-temanku. Sosok ibu guru TK yang sabar. Mengajari kami menyanyi, menggambar, berhitung, berolah raga bahkan bercocok tanam kecil2 an. Ibu Nani yang mendorongku untuk selalu tampil tanpa malu-malu dan selalu memilihku untuk mewakili sekolahku dalam ajang deklamasi dan menyanyi di Arena Bintang Kecil THR Pekalongan. Ibu nani yang selalu mendorongku untuk tampil percaya diri dengan coretan coretan gambarku.
Ibu Nani yang sekarang entah berada dimana. Aku tak tahu.
Taman yang paling indah hanya taman kami
Taman yang paling indah hanya taman kami
Tempat bermain
berteman banyak
itulah taman kami TK Aisiyah.
Ketika SD, aku sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Salafiyah III Sugih Waras Pekalongan. Aku berseragam putih dan Hijau waktu itu. Ada Ustadz Taufik, sosok sederhana berwajah ihlas yang mengajarkanku berdoa dan sholat. Ada ibu Nadhifah, yang mengajarkanku berbahasa arab. Ada ibu Fadhlun Musawwa, yang dipanggil BU Lun, kepala sekolah yang jujur dan tegas. Ada Ustadz Chamim, yang mengajar dengan gayanya yang keras di bidang Matematika, ustadz Darmo yang mengajarkan IPA dan ada ustadz Fadzli yang mengajarkanku Pramuka.
Al Ilmu Nurun
Al jiddu Muhimmun
dua kali tiga sama dengan enam
enam kali 3 samadengan delapan belas
Hadza maktabun
Hadzihi Thobasyiir
Hal hadza Kursiyyun? La' hadzihi mindzodatun.
Gunung merapi terbesar di pulau jawa adalah Gunung Slamet.
Penemu listrik adalah Thomas alva edison.
ini budi
ini budi
i-ni bu- di
i-n-i b-u-d-i
i-ni bu- di
ini budi
ini budi
Apa guna keluh kesah?
apa guna keluh kesah?
begitulah celoteh-celoteh yang memenuhi ruang SDku yang hanya terdiri dari 3 ruangan, sehingga kegiatan sekolah dibagi menjadi Sekolah pagi untuk kelas 1, 5 dan 6. Sedangkan Kelas Sore adalah kelas 2, 3, dan 4.
Beberapa tahun yang lalu saya mampir ke sekolah itu. Belum banyak berubah. Masih dengan 3 ruangan. Masih ada ustadz Taufik dengan segala kesederhanaannya, masih ada bu Dzifah dengan senyum khasnya dikantor yang sempit itu, Masih ada bel berbentuk lonceng yang di goyangkan sekali sebagai tanda peragntian pelajaran, dua kali sebagai tanda istirahat dan tiga kali sebagai tanda bahwa waktu pulang sudah tiba. Guru-guruku masih sederhana. Sekolahku yang memadukan kurrikulum pesantren dan Umum inipun tidak berganti rupa. Sementara aku disini tidak bisa berbuat apa-apa.
**Foto- foto disini adalah foto2 Danial, Yasa, Adam, Ulya, Arum, Sultan dan Mikael sedang Summercamp bersama tante Ella di Oka Beach Quebec.
Ps: Selamat Ulang Tahun Ilalang Liar. Semoga hidupmu diselimuti kebahagiaan.
Selamat Wisuda buat Nazla. Semoga Ilmunya membawa manfaat bagi agama, negara dan ayah ibu tercinta.
Selamat Ulang tahun Iman. semoga bisa menjadi suami sekaligus pustakawan yang baik serta cepat dikaruniai momongan.
© 2004 - 2006 Serambi Rumah Kita. Design & Template by Anita.










