Ketika saya jadi Presiden...

Friday, April 23, 2004

Bagaimana kalau negeri ini dipimpin oleh para blogger ?
Bginilah Susunan Kabinet 2004 kalau saya jadi presiden nanti.

Presiden: Maknyak

Wakil Presiden: Otty (pembawaan dan tutur bahasanya kalem, biasa menagajar Bhs Inggris bagi imigran dengan sabar. membuktikan bahwa dia akan sabar menghadapi saya yang pelupa.

Menko Polkam: Brave (gondrong, suka mengulas politik di blognya dan punya pasukan onta)

Menko Ekonomi: intan (pakar matematika berarti pakar hitung-hitungan dan tak akan keliru menghitung uang negara)

Menko Kesra: Simplyju (lewat aktivitasnya dalam persoalan
banner yang kedip, dia membagi bagikannya kepada para blogger yang membutuhkannya)

Menteri Dalam Negeri: Ranukama (bisa menyatukan hubungan jakarta _Yogya!)

Menteri Luar Negeri: Seline (lewat aktivitas volentirnya di oraganisasi inetrnasional, dia ikut mengahrumkan nama bangsa.)

Menteri Pertahanan dan Keamanan: Br3wok (nicknya sangar pasti mebuat preman ketakutan)

Menteri Kehakiman: Erly (teori2nya yang rumit bisa mendongkrak keterpurukan hukum di Indonesia)

Menteri Keuangan: nyinyi (terbukti unggul dalam mengolah keuangan Blogger family)

Menteri Pertanian dan Kelautan: itha (blognya tentang anak laut dan kehidupan diving, cocoklah dengan posisi ini.)

Menteri Pertambangan dan Energi: Ganda(terkenal dengan slogannya MINE is MINE))

Menteri Kehutanan: Balq (pencinta alam sejati dengan blognya yang berjudul titian alam)

Menteri Pekerjaan Umum: Ikaray(bisa mengerjakan pekerjaan apa saja; dari bisnis parcel sampai tukang kebun, removalist, sampai Humas)

Menteri Perhubungan: t.w(orang Telkom yang pertama kali menjerit di blognya ketika tarif telpon di naikkan)

Menteri Pariwisata dan Budaya: lala (april project serta pengamat budaya yg bertajuk tari Srimpi di sebuah kompetisi situs.!)

Menteri Koperasi: Wendy( terbukti dengan kemampuannya memanfaatkan empek2 dan bakso gagal menjadi tetap berguna dan bisa dimakan.)

Menteri Tenaga Kerja: Vi3 (bercita pencetak tenaga kerja di bidang warnet dan bosen menjadi dosen)

Menteri Transmigrasi dan Pemukiman: Tuteh (Tinggal di Pulau Ende dan rajin melompat dari shout box satu ke shoutbox lainnya)

Menteri Pendidikan: Iasnet (pendiri edublogger Indonesia)

Menteri Kesehatan: Thomas(Dokter yang bisa mengobati blog yang sedang tidak sehat)

Menteri Agama : Abhy Rhay (Postingan jalan sunyinya menyejukka jiwa)

Menteri Sosial: Uyet (misi utamanya menolong sesama blogger yang sedang kesulitan template)

Menteri Sekretaris Negara dan Jubir Presiden: Atta (kata2nya yang indah akan menina bobokkan wartawan )

Menteri Riset dan Teknologi: Nita Yuanita (Risetnya tentang weblog Indonesia tidaklah diragukan lagi)

Menteri Investasi dan Ketua Bappenas: Jaf (Terbukti bisa mengangkat gerobak bakso pak wasgiran di Blog dan membuka titik cerah bagi investasi usaha bakso Indonesia)

Menteri Lingkungan Hidup: Linda (Semboyannya yang NICE -- GREEN dan warna blognya yang ijo2, cukuplah untuk membuktikan bahwa dia cinta lingkungan)

Menteri BUMN: tyaz (semboyannya simple and cute bisa menjadikan BUMN menjadi badan Usaha yang tidak Rumit)

Menteri Peranan Wanita: SyL (blognya memberikan semangat para wanita untuk memaksimalkan peranannya)

Menteri Pemuda dan Olahraga: Iman (badan Iman yang subur merupakan lambag kesehatan pemuda Indonesia)

Jaksa Agung: Rieke (pertanyaan2 nya yang kritis tentang lingkungan dan pendidikan ,membuktikan dia sanggup menjadi jaksa)

Gubernur BI: Ninink (Rajin menabung)

jangan dianggap serius karena bisa membuat kita semakin jenius. bagaimana dengan kabinet bayangan kalian?
*di ilhami dari Kabinet 2004 ala selebritis*

Kunci

Tuesday, April 20, 2004

Karena tahlil adalah kunci surga
bukalah mulutmu untuk melafalkannya

Karena tahlil adalah iman
jangan pernah merubahnya dengan keindahan taman

Karena tahlil adalah akidah
sematkanlah huruf2nya di dada
bacalah seluruhnya, jangan setengah setengah
karena surga, iman dan akidah adalah satu dunia
dalam jiwa2 yg ihsan yang menengadah




Kunci barang kecil yang kelihatannya sepele tapi sanggup menimbulkan berbagai persoalan ketika kita mengabaikan benda mungil itu. Kunci bisa menguras isi kantong kita kalau kita meninggalkan dia dalam arti yang sebenarnya. Gara-gara kunci debar-debar jantung melebihi saat jatuh cinta dan derai tangis membahana.

Setidak-tidaknya ada tiga kejadian didalam hidup saya yang berhubungan dengan kunci ini. Yang pertama ketika apartemen saya di ketok Zuhdi untuk di undang makan malam di rumah yeni, yang terkenal dengan masakan sundanya yang lezat. Dengan semangat mengglegak, saya zuhdi dan agus terburu naik ke lantai 9 tempat apt Yeni berada. Kebetulan kita tinggal dalam satu building. Disana sudah ada beberapa teman2 lainya.

Makan-makan berlangsung dengan meriah dilanjutkan dengan dangdutan. Di tengah gemuruh dangdutan, saya merogoh kantong dan pucatlah wajah saya yang langsung diketahui teman-teman saya. Hebohlah saya karena saya meninggalkan kunci di apt saya. Pintu apartemen saya akan terkunci secara otomatis dari luar dan kita tidak bisa masuk lagi kalau tidak mebawa kunci. Genator di pager, celakanya dia tidak punya kunci masternya. untungnya apat saya terletak dilantai 3 sehingga sang genator bisa manjat memakai tangga, melompat di balkoni serta masuk apartemen saya dari pintu balkoni. Pintu terbuka. Lega dan uang $30 dollarpun berpindah dari tangan saya ke tangan sang genator.

Besoknya sebelum kuliah, saya mampir ke apartemen Agus dan Zuhdi yang kebetulan satu lantai untuk numpang ngeprint. Setelah itu saya ke kampus. Menjelang sore saya pulang. mampir dulu di KFC untuk membeli berger pengganjal perut. Sampai di pintu apartemen, mulut saya ternganga. Kunci yang biasanya saya letakkan di kantong tidak ada. pasti hilang atau ketinggalan di KFC. saya balik lagi ke KFC. Tidak ada jejak. Dengan putus asa, saya memanggil locksmith dan tukan kunci datang mengganti kunci saya. $60 melayang tetapi saya tenang karena bisa masuk apartemen tersayang. 10 menit kemudian telpon berdering. Zuhdi memberi tahu kalau kunci apartemen saya tertinggal di apartemen dia. Saya meratap menangisi $60 yang lenyap. Sungguh kehilangan $90 dalam waktu sehari semalam amatlah berharga bagi mahasiswa semacam saya. teman-temanpun prihatin dan menghadiahi kalung untuk menggantungkan kunci. Sehingga kemana mana kalung itu saya pakai. meskipun dalam keadaan tidur.

Masalah kunci ternyata tidak selesai disitu saja. Danial datang membawa persoalan baru. Ketika kita hendak mengantarkan Izza dan mamanya, Nining pulang sampai di depan elevator, Danial, yang waktu itu masih berusia 2 tahun suka sekali memainkan pintu. Dia berlari2 menuju apartemen dan "bummmm". Pintu di tutup dengan kerasnya. Saya yang pada waktu itu tidak memakai kalung kunci saya terkejut. Dan danial belum bisa membuka pintu sendiri dari dalam. jadilah danial terkunci sendirian didalam. Tangis danial membahana. Saya panik menghubungi genator yang sedang tidak ada di tempat. Tetangga saya berusaha menghubungi Kathy sang genator melalui Hp nya, yang ternyata dia sedang belanja di Zeller, cukup jauh juga dari building saya. 2 jam danial meraung-meraung. saya, yasa dan nining ikut membujuk danial. danial tetap menangis. Kathy datang setelah dua jam. danial langsung diam. akupun lega.

Kunci memang sepele. tetapi tanpanya problem ada dimana-mana.

*updated*
Bagi anda yang suka menulis cerpen, ada ajakan untuk berbagi di April Project ala Cinila . Ayo pada ikutan jangan sampai terlambat ya!Dan Selamat Hari Kartini juga. Jaya jayalah perempuan Indonesia.

Ps Happy birthday Abang! semoga berbahagia dalam pelukan mama ratna dan papa Abas serta tambah sayang sama adek Chika


Bahasa Tubuh

Sunday, April 11, 2004

Lidah adalah tongkat sakti perubah dunia
ayunannya tajam menakjubkan kadang mematikan
:sekarat

Lidah adalah pisau lipat
yang bersembunyi dibalik makrifat
:munafik keparat

Lidah ada di mulutmu
menjaganya adalah ribuan kilo perjalanan
dengan dahaga berkepanjangan
:amanat




Belajar bahasa berarti harus siap untuk mengahapalkan kosa kata, tata bahasa dan rajin mempraktekannya. Belajar bahasa tentu saja akan lebih mudah apabila kita mempunyai keluarga atau teman2 yang mendukung untuk mempraktekkan bahasa tsb atau berada di negeri dimana bahasa tersebut di terapkan. Berada di sebuah negeri yang menggunakan bahasa yang berbeda dengan bahasa ibu, akan melahirkan pengalaman-pengalaman unik. nah disini saya akan mengungkapkan pengalaman teman-teman saya dan juga pengalaman saya sendiri.

dadan,nama yang disamarkan, ketika awal-awal berada di Montreal, dia berusaha menawar sebuah barang yang sedang di obral dengan menggunakan kata " Can you give me any SEDUCTION?" yang tentu saja membuat gadis cantik penjaga toko membelalakkan mata. Untung perkaranya tidak jadi berlanjut ke pengadilan ketika si dadan menjelaskan bahwa dia agak rancu dengan kosa kata "reduction" dan "seduction".

Nono, merasa otaknya kosong ketika dia harus mengatakan kepada supir taxi untuk membalikkan taxinya. Akhirnya dia cukup berkata "can you *memberikan tanda jari telunjuk yang di putar2*? dan sopir taxipun mengerti. Juga ketika tukang parkir berkulit hitam mengatakan kepada si Nono "payu when you geboy". Nono terbengong2 dan bertanya "What do you mean with "geboy?" Orang itu menjelaskan dengan lambat "get back" so pay me when you get back, man!!" ternyata logat juga sangat mempengaruhi pemahaman dan pendengaran kita. dan itu susah untuk dipelajari kalu kita tidak menemui dan mendengar sendiri orang2 tsb berbicara.

Lain lagi dengan, mamat, sebut saja begitu. Ketika dia mau membeli perangko, dia benar2 kehilangan kosa kata dan dengan santainya dia bilang " Do You have FRANCO?" sambil jari-jarinya membentuk kotakan di ujung surat. Do you mean "Stamp"?" tanya petugas sambil mengrenyitkan kening. "yup!" thats what I mean" kata si mamat gembira.

Ketika si wiwie, sebuat saja begitu, mau mencetak foto, dia bener2 tak tahu harus bilang apa. dan akhirnya dia berkata "Can I AFDRUK these picture please?" katanya sambil ragu2. Petugasnya langsung tanggap dan melayani seperti yang dia harapkan.

Kalau ini cerita si yudi, teman saya ketika dia ke Depannuer, sebutan untuk warung kecil di Montreal untuk membeli cereal dan tiba2 dia mengalami keseleo lidah sehingga dia mengatakan, "Do you have Cock flake?" padahal yang dimaksud adalah CORN FLAKE. Si pemilik toko memandang aneh dan si Yudi yang konon kabarnya sekarang tinggal di halifax itu mengulanginya . dan kali ini benar. jadi selamatlah dia.

Dan saya sendiri ketika mau mereparasi monitor di sebuah agen sony di EATON mall, saya benar2 tak tahu kosa kata yang harus saya gunakan ketika menjelaskan problem monitor saya. dan dengan kepecayaan penuh saya berkata " the button is not working. Its doll, you know?" dia pun manggut2 dan memperbaiki sesuai dengan problem monitor saya.

seorang teman yang mendampingi saya berbisik" wah! bahasa Inggris kamu bagus, sehingga penjaga toko itu bisa mengerti. apa yang kamu bilang tadi?". dengann senyum2 saya berkata "DOLL!". "oh itu kiasan ya?" kata teman saya.
bukan! DoLL yo DOLL. Wes DOLL. awakmu wong jowo kan. mosok ra reti doll". Dia ngakak.

nah intinya untuk memahami sesuatu, ternyata bahasa tubuh melebihi bahasa apapun.

ps: Blogger Family bertambah seorang Doktor lagi!! Selamat buat intan atas sukses nya dalam mempertahankan desertasi S3 matematikanya di Perancis.

© 2004 - 2006 Serambi Rumah Kita. Design & Template by Anita.