Ketika rasa cemas datang
Thursday, May 27, 2004
cemas adalah jembatan jembatan kayu yang bergoyang
menapakkan kaki diatasnya memerlukan kepercayaan
satu lembar saja kepercayaan itu runtuh
kaki kitapun akan terjatuh
cemas adalah cemeti pemukul nurani
tanpanya kita akan berdiam diri
mati..
Hari ini saya menerima surat dari westmount Park School (WPS). dengan berdebar-debar, saya sobek amplopnya. Saya sangat khawatir kalau Danial tidak diterima masuk pre K atau TK nol kecil disekolah itu karena Danial memang berada di waiting list karena wilayah apartemen kami berada di luar Westmont area. Prioritasnya tentu saja untuk anak-anak yg berada di Westmont.
Alasan saya mendaftarkan danial di WPS adalah karena Yasa sudah sekolah disana dan akan memudahkan saya untuk mengantarjemput mereka dan wPS memang terkenal bagus di Montreal ini. Jadilah saya mati-matian ikut antri mendaftarkan danial. dan ternyata danial di terima!!
rasa senang bercampur dengan cemas. saya pandangi danial. Masih sekecil itu apakah dia bisa mengatasi problem-problem disekolah? cemas yang saya rasakan melebihi cemas ketika memasukkan yasa ke full day school di TK Nyai ahmad dahlan ketika Yasa berumur 3 tahun. Karena waktu itu guru-guru Yasa dalah teman saya dan suami. dan ada Miah, pembantuku yang menungguinya.
di WPS tentu berbeda. Anak harus mandiri. dari mencopot winter coat yang ribet itu sampai urusan makan siang. Apakah danial bisa mengatasi semua ini? Belum lagi danial yang tidak mau pindah sekolah karena masih kerasan di "daycare" nya yang di westmount yang lebih banyak berteman dengan para bayi dan menyediakan makan siang serta snack buatnya. jadi mulai hari ini saya sudah membujuk danial untuk mau satu sekolah dengan kakaknya. dan yasa pun ikut membujuk danial dan berjanji akan membantu danial.
Saya masih cemas. tetapi saya percaya danial akan bisa melakukan itu dan anak akan belajar dari kesulitan-kesulitan yang dihadapi. Ah danial sudah mau TK. tiba-tiba saya merasa sudah tua.
*updated* Blogger Montreal bertambah lagi. setelah Stradivari, sekarang merambah Dorita dan Ratna. Welcome to the jungle, guys!
menapakkan kaki diatasnya memerlukan kepercayaan
satu lembar saja kepercayaan itu runtuh
kaki kitapun akan terjatuh
cemas adalah cemeti pemukul nurani
tanpanya kita akan berdiam diri
mati..
Hari ini saya menerima surat dari westmount Park School (WPS). dengan berdebar-debar, saya sobek amplopnya. Saya sangat khawatir kalau Danial tidak diterima masuk pre K atau TK nol kecil disekolah itu karena Danial memang berada di waiting list karena wilayah apartemen kami berada di luar Westmont area. Prioritasnya tentu saja untuk anak-anak yg berada di Westmont.
Alasan saya mendaftarkan danial di WPS adalah karena Yasa sudah sekolah disana dan akan memudahkan saya untuk mengantarjemput mereka dan wPS memang terkenal bagus di Montreal ini. Jadilah saya mati-matian ikut antri mendaftarkan danial. dan ternyata danial di terima!!
rasa senang bercampur dengan cemas. saya pandangi danial. Masih sekecil itu apakah dia bisa mengatasi problem-problem disekolah? cemas yang saya rasakan melebihi cemas ketika memasukkan yasa ke full day school di TK Nyai ahmad dahlan ketika Yasa berumur 3 tahun. Karena waktu itu guru-guru Yasa dalah teman saya dan suami. dan ada Miah, pembantuku yang menungguinya.
di WPS tentu berbeda. Anak harus mandiri. dari mencopot winter coat yang ribet itu sampai urusan makan siang. Apakah danial bisa mengatasi semua ini? Belum lagi danial yang tidak mau pindah sekolah karena masih kerasan di "daycare" nya yang di westmount yang lebih banyak berteman dengan para bayi dan menyediakan makan siang serta snack buatnya. jadi mulai hari ini saya sudah membujuk danial untuk mau satu sekolah dengan kakaknya. dan yasa pun ikut membujuk danial dan berjanji akan membantu danial.
Saya masih cemas. tetapi saya percaya danial akan bisa melakukan itu dan anak akan belajar dari kesulitan-kesulitan yang dihadapi. Ah danial sudah mau TK. tiba-tiba saya merasa sudah tua.
*updated* Blogger Montreal bertambah lagi. setelah Stradivari, sekarang merambah Dorita dan Ratna. Welcome to the jungle, guys!
© 2004 - 2006 Serambi Rumah Kita. Design & Template by Anita.










