4 tahun sudah!!

Monday, July 12, 2004

Untuk Danial Ahmad Allaudza'i

Ketika engkau hadir, ayah langsung sujud syukur usai mengumandangkan adzan di telinga kanan dan komat di telinga kirimu. Ayah tak henti-hentinya membisikkan kata-kata "nanti kalau ayah meninggal, tolong pimpin mbak yasa dan ibu untuk mengirim doa dan tahlil untuk ayah. Sementara engkau yang baru lahir sudah bisa langsung tersenyum-senyum. entah malaikat mana yang mengajakmu bercanda.

Ayah patut cemas ketika ibu melahirkanmu. Karena usia ibu sudah kepala 3 dan dokter Sulkhan yang memeriksa kehamilan ibu susah di hubungi melalui selulernya. Maklumlah kelahiranmu tiba sehari sebelum tanggal yang di tentukan. Akhirnya ibu pasrah menyerahkan proses kelahiran kepada seorang dokter yang baru saja ibu kenal di Rumah sakit Sardjito Yogyakarta.



Proses kelahiran yang relatif mudah. Mungkin sebagai kompensasi terhadap masa-masa kehamilan yang selalu berat bagi ibu. 9 bulan muntah -muntah. tetapi ibu selalu makan rendang sebagai makanan wajib. Proses administrasi yang mudah pula. karena dokter Sulkhan tidak jadi datang, maka uang satu juta setenagh rupiah untuk biaya persalinan tidak jadi ibu bayarkan. ayah dan ibu sama-sama terperangah ketika melihat biaya persalinan dan lain-lainya hanya 27 ribu saja karena ada kartu asuransi kesehatan. Sekali lagi hadirmu memang penuh kejutan.

Danial tumbuh penuh tawa. Tetapi ibu harus banyak keluar kota. Maka pada usiamu yang baru tiga bulan, ibu harus membawamu ke Semarang, Bandung dan Jakarta untuk sekedar bisa berbagi ilmu dan berbagi ASI. Danial tetap tenang dalam tidurnya. Tetap ceria walau orang-orang yang mengasuhnya berganti-ganti. Tidak seperti Yasa yang diasuh oleh satu orang dari lahir hingga TK, danial harus berganti-ganti pengasuh sampai akhirnya menemukan mamak siti yang membawa danial kerumahnya dari pagi sampai sore. yang menyayangi dia sebagaimana anak sendiri. yang membantu ayah ketika ibu harus ke Canada lagi ketika Danial berusia 12 bulan.Maafkan ibu, anak-anakku.

Ketika ibu pulang ke Indonesia lagi, ibu jumpai engkau sudah berusia hampir dua tahun. dan engkaupun langsung menempel dan minta tidur dengan ibu. Ibu jadi sangat terharu. Ayah, ibu, mbak yasa dan engkaupun akhirnya sampai di Montreal dengan perjalanan panjang yang membuatmu muntah-muntah di sepanjang perjalanan. Tetapi cobaan datang. Apartemen yang ibu pesan belum siap. Untung teman-teman di Montreal sangat baik dan menawarkan bantuan yang sangat tidak terkira.

Hidup di Montreal membawa hikmah yang tidak terkira bagi hubungan ibu denganmu dan mbak yasa setelah berpisah jarak dalam waktu yang relatif lama.



Engkau menjadi sumber kebahagiaan dengan segala tingkah laku yang memancing tawa. Suka menyapa orang walaupun belum engkau kenal. Agak bandel untuk dikasih tahu. jadi baik ibu, ayah maupun mbak yasa harus memberitahumu berulang-ulang. Tidak takut dimarahi orang karena selalu saja punya alasan. Selalu bersikap "gentleman" setelah melakukan kesalahan dengan mengatakan "I am sorry". Bertanggung jawab ketika menumpahkan sesuatu dengan mencoba membersihkannya walau kadang2 handuk ayah menjadi alat untuk membersihkannya. Selalu ribut ketika di bis dengan menendang-nendangkan kaki sambil nyanyi-nyanyi tak perduli nyanyiannmu merdu atau tidak, terkadang menunjuk orang dengan lugunya kalau melihat yang aneh-aneh "Hey ! you have no hair!". Bersikap manis kalau ada orang sedang makan permen sambil bilang " hi! I like candy too" kadang-kadang berkata " Can I have some please?". Atau sibuk berbisik " I am hungry".

Jarang minta bantuan untuk mengambil apapun. Engkau akan menyeret2 kursi untuk meraihnya. kalau ada makanan yang engkau sukai, belum mau berhenti apabila makanan tsb belum habis. Selalu mendaftarkan ayah, ibu, mbak yasa untuk mendapatkan sesuatu di daycaremu sampai ibu suka malu karena anak-anak yang lain dapat jatah satu sedangkan engkau dapat jatah 4. Masih suka minta di gendong dengan alasan kakinya sakit.Belum tertarik dengan huruf-huruf dan angka tetapi tertarik dengan komputer terbukti suka menginstal2 Program yang aneh2. Dan sangat mengidolakan Spiderman. Sangat suka memeluk dan mencium.

Danial sudah besar sekarang. 4 tahun sudah.
Selamat ulang tahun nak! Semoga sholeh, pinter dan kreatif serta beruntung.



PS:
Terimaksih untuk keluarga Stradivari yang telah memberikan lunchbox dan bakwan, Keluarga bapak Salut yang telah repot membuat Crown, es krim dan minuman serta buku abjad nya buat danial, Keluarga Ratna yang meskipun sedang kesusahan sehabis kebobolan laptop dan handycam, masih menyempatkan datang dengan membawa es krim dan robot2 an. serta keluarga Nunung, meskipun mas lathiefnya sedang ke Indonesia, tetap datang ke ultah danial dengan membawa wafer dan teman-temannya. Terimakasih semuanya!

© 2004 - 2006 Serambi Rumah Kita. Design & Template by Anita.