Praktis?
Tuesday, August 03, 2004
Saya termasuk dalam kategori 'manusia2 praktis'. Dari segi berpakaian, misalnya, saya cenderung memilih pakaian yang enak dipakai daripada pakaian yang enak di lihat. Sudah banyak orang yang mengkritik penampilan saya. Tetapi kalau memakai pakaian yang enak di lihat, saya sering merasa tidak nyaman.
Ketika datang ke resepsi pernikahan, misalnya, saya biasanya akan merasa tertekan dengan pakaian2 yang yang saya kenakan. Begitu selesai acara, saya akan bernapas lega sembari melepas atribut2 yang menyiksa.
Pada jaman saya kuliah s1 dulu, saya menyukai jilbab hitam, terbuat dari bahan kaos,dan tali nya saya ikatkan ke belakang. Saya merasa nyaman memakai jilbab tersebut. sampai saya mempunyai jilbab dengan model dan bahan yang sama sebanyak 5 lembar. dan sempat menjadi 'trade mark" saya di kampus. Demikian juga dengan celana kulot hitam, saya mempunyai 5 celana kulot hitam dengan bahan yang sama.
ketika saya menempuh pendidikan di LN, saya merasa nyaman dengan celana-celana jeans Oshkosh dan IKeda yang berbentuk Over all. karena enak dipakai, dan punya saku banyak sehingga saya yang pelupa ini bisa menyimpan apa saja di saku2 tsb. Untuk hal ini saya punya celana over all sampai 6 lembar.
saya sangat tidak perduli apa kata orang, yang penting enak di pakai. Suami saya yang pekerja batik sutera Pekalongan itu, berkali-kali membuat jilbab dari kain sutera khusus buat saya. tetapi tetap saja saya lebih suka jilbab kaos hitam. hasilnya banyak jilbab bikinan suami yang diwaris temen2 kos saya. dan sempet saya jual kepada orang Montreal yang tertarik pada jilbab tsb ketika saya pakai pada acara khusus.
Katanya, saya nampak anggun dengan pakaian sutera dan jilbab2 itu. tapi tetep saja saya lebih suka dengan jilbab2 kaos saya.
Nah, beberapa waktu yang lalu, saya membelikan beberapa celana jeans model2 "Britney" dengan potongan melebar kebawah bergambar bunga2 dan kupu2 serta kaos2 model "barbie" lengan panjang buat yasa dengan harga yang lumayan untuk ukuran mahasiswa. Tetapi, ketika saya amat2 i ternyata Yasa lebih memilih memakai jeans usangnya daripada jeans2 yang saya belikan. Dia tidak akan memakai jeans2 itu sebelum saya pelototi.
keturunan dari saya apa kualat nih namanya?
Ketika datang ke resepsi pernikahan, misalnya, saya biasanya akan merasa tertekan dengan pakaian2 yang yang saya kenakan. Begitu selesai acara, saya akan bernapas lega sembari melepas atribut2 yang menyiksa.
Pada jaman saya kuliah s1 dulu, saya menyukai jilbab hitam, terbuat dari bahan kaos,dan tali nya saya ikatkan ke belakang. Saya merasa nyaman memakai jilbab tersebut. sampai saya mempunyai jilbab dengan model dan bahan yang sama sebanyak 5 lembar. dan sempat menjadi 'trade mark" saya di kampus. Demikian juga dengan celana kulot hitam, saya mempunyai 5 celana kulot hitam dengan bahan yang sama.
ketika saya menempuh pendidikan di LN, saya merasa nyaman dengan celana-celana jeans Oshkosh dan IKeda yang berbentuk Over all. karena enak dipakai, dan punya saku banyak sehingga saya yang pelupa ini bisa menyimpan apa saja di saku2 tsb. Untuk hal ini saya punya celana over all sampai 6 lembar.
saya sangat tidak perduli apa kata orang, yang penting enak di pakai. Suami saya yang pekerja batik sutera Pekalongan itu, berkali-kali membuat jilbab dari kain sutera khusus buat saya. tetapi tetap saja saya lebih suka jilbab kaos hitam. hasilnya banyak jilbab bikinan suami yang diwaris temen2 kos saya. dan sempet saya jual kepada orang Montreal yang tertarik pada jilbab tsb ketika saya pakai pada acara khusus.
Katanya, saya nampak anggun dengan pakaian sutera dan jilbab2 itu. tapi tetep saja saya lebih suka dengan jilbab2 kaos saya.
Nah, beberapa waktu yang lalu, saya membelikan beberapa celana jeans model2 "Britney" dengan potongan melebar kebawah bergambar bunga2 dan kupu2 serta kaos2 model "barbie" lengan panjang buat yasa dengan harga yang lumayan untuk ukuran mahasiswa. Tetapi, ketika saya amat2 i ternyata Yasa lebih memilih memakai jeans usangnya daripada jeans2 yang saya belikan. Dia tidak akan memakai jeans2 itu sebelum saya pelototi.
keturunan dari saya apa kualat nih namanya?
© 2004 - 2006 Serambi Rumah Kita. Design & Template by Anita.










